PMI Swasta

Seorang Turis Inggris Jadi Tukang Sampah Di Taiwan.

Seorang wisatawan asing yang membersihkan sampah di sebuah lingkungan di Changhua muncul setelah diliput oleh media Taiwan atas perbuatan baiknya. Pada hari Sabtu (15 Februari), warga Changping Yangping Borough di Changhua melihat seorang warga asing mengambil sejumlah besar sampah di sekitar pemakaman di sebelah parit drainase Tapu, sebagai mana yang dilansir dari media Taiwan (CNA) Kamis (20/2).

Pria itu segera mengisi setengah lusin kantong sampah dengan sampah yang telah dia kumpulkan. Kepala Suku Borping Yanping, Chen Wen-chia mengatakan kepada kantor berita bahwa fasilitas pencegah banjir yang penting dan jalan-jalan di kedua sisi berfungsi sebagai jalan pintas ke kota. Chen mengatakan bahwa ketika orang mengendarai mobil atau naik skuter, mereka sering membuang sampah ke selokan.

Chen mengatakan bahwa seorang penduduk setempat melihat qpria itu membersihkan daerah itu dan memberi tahu dia tentang eksploitasinya. Chen bergegas ke tempat kejadian dan menemukan bahwa semua sampah sudah dibersihkan dan ditempatkan di enam kantong plastik hitam. Dia berkata bahwa dia mencoba berkomunikasi dengan dia tetapi terhambat oleh bahasa.

Dia hanya bisa mengumpulkan bahwa dia percaya pria itu mengatakan dia berasal dari “Inggris.” Chen berkata bahwa dia ingin mengetahui identitasnya sehingga dia bisa mengucapkan berterima kasih padanya, tetapi dia segera pergi dan dia tidak dapat melacaknya. Dia kemudian meminta anggota kru pembersihan borough yang telah mengambil foto dirinya untuk mempostingnya di Facebook dengan harapan bahwa dia akan melihatnya dan menghubungi mereka.

Adam Williams, yang sebenarnya berasal dari New Brunswick, Kanada, mengatakan dia melihat laporan berita CNA tentang prestasinya dan memberi tahu kantor berita bahwa dia adalah turis yang baik. Guru bahasa Inggris berusia 32 tahun itu mengatakan bahwa ia telah melihat puing-puing selama liburan Tahun Baru Imlek.

Williams mengatakan kepada CNA, “Rasanya tidak benar bahwa tempat seperti itu harus penuh dengan sampah, jadi saya memutuskan untuk kembali dan membersihkannya” pada hari Sabtu berikutnya, yang merupakan tanggal 15. Williams mengatakan bahwa ia telah mengajar bahasa Inggris di sebuah sekolah yang padat di Changhua selama hampir tiga tahun. Williams, yang mengatakan bahwa dia sangat menikmati tinggal di Taiwan. Cerita tersebut sangat menginspirasi, mengingatkan tentang kepeduliannya terhadap lingkungan. Semoga dia bisa menjadi contoh yang baik.

News Doc : CNA

Editor : Bejo

Banner iklan disini
Show More


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close