Seputar BMI

Malaysia Lockdown 2 Minggu, Efektifkah????

Pemerintah Malaysia pada Senin (16/3/2020) mengumumkan lockdown dua minggu untuk memperlambat penyebaran virus wabah COVID-19 karena menyusul lonjakan tajam jumlah kasus dalam beberapa hari terakhir.

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan lembaga keagamaan, sekolah, bisnis, dan kantor pemerintah akan ditutup mulai Rabu hingga 31 Maret. Hanya layanan penting saja termasuk supermarket, bank, pompa bensin, dan apotek yang akan tetap buka karena kebutuhan mendesak.

Malaysia mencatat 315 kasus baru virus corona COVID-19 dalam dua hari terakhir, menyebabkan total kasus meningkat menjadi 553, jumlah tertinggi di Asia Tenggara.

Banyak kasus baru terkait dengan pertemuan agama 16.000 anggota baru-baru ini di sebuah masjid di pinggiran Kuala Lumpur yang juga menginfeksi puluhan orang dari Brunei dan Singapura.

Pengumuman lockdown tersebut juga berlaku bagi lembaga yang mengadakan acara keagamaan dan pertemuan besar. Hingga saat ini, nasib para TKI belum mendengar ada TKI yang terinfeksi Corona.

Mudah-mudahan enggak ada. Biasanya kalau ada sesuatu infonya langsung menyebar cepat,” ucap salah seorang TKI.

Apakah selama pemberlakuan lockdown ada pemeriksaan medis secara massal yang dilakukan kepada para pekerja bangunan? salah seotang TKI mengatakan mereka hanya mendapatkan imbauan dari Pemerintah Malaysia untuk menjaga kebersihan dan kesehatan sendiri-sendiri. Kalau pemeriksaan medis belum ada. Di bangunan itu kondisinya berbeda kalau libur gini ya toke (pimpinan proyek) enggak ada yang masuk, cuti semua.

Kalau mau cek kesehatan ya pergi sendiri ke klinik atau rumah sakit,” paparnya. Para TKI berharap kondisi ini cepat berlalu sehingga dia dan para TKI lainnya bisa kembali bekerja seperti sediakala. Kalau terlalu lama gak kerja ya menambah pusing, menambah khawatir. Jadi harapan kami ya kasus Corona ini cepat selesai dan kerja bisa normal kembali,” tutur sang TKI.

Pernyataan senada juga disampaikan TKI asal Lamongan lainnya, Nur Roihan. Dia mengaku dalam kondisi baik-baik saja. Apalagi, pengumuman lockdown disampaikan sehari sebelumnya sehingga masih bisa menyiapkan kebutuhan pokok.

Penutupan negara malaysia tentunya akan berpengaruh juga bagi para pekerja Indonesia yang berada disana. Namun hingga saat ini keberadaan para TKI masih dalam keadaan baik-baik saja.

News Doc : Sindonews

Editor Bejo

Banner iklan disini
Show More


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close