Kabar Indonesia

Kejadian Yang Sangat Menegangkan Hingga Berujung Maut Korban 2 Orang Meninggal Dunia

Kejadian yang sangat menegangkan hingga berujung maut seorang migran asing asal Vietnam kediaman di perusahaan Zona Industri Madou, Kota Tainan, kemarin (16/1) pukul 10 malam, dilaporkan ada pembunuhan, 2 pria Vietnam tewas dan 1 wanita luka. Dilansir dari media Taiwan ltn.com (17/1) Fei salah satu pelaku atas kejadian tersebut mereka berusia 35 tahun diduga melarikan diri malam itu setelah memanjat pagar besi setinggi kurang lebih 2 meter di asrama. Dia ditangkap oleh Kantor Polisi Madou dan saat ini sedang dalam perawatan medis.

Korban yang meninggal dunia bernama (Huang) mereka masih berusia 31 tahun diketahui mereka ternyata masih bersodara bernama (Wu Nan) ia berusia 28 Tahun, Huang bersama Wu Nan bekerja di perusahaan yang sama.

Penyebab kasus pembunuhan tersebut diduga bertentangan dengan Fei Nan di tempat kerjanya. Sebelum kejadian pembunuhan Fei di pengaruhi minuman alk0h0l hingga menyebabkan pembunuhan, namun kejadian tersebut belum pasti 100%. Kejahatan tersebut masih dalam penyelidikan oleh pihak polisi.

Ada beberapa karyawan menuduh Fei diduga pulang ke asrama dengan keadaan mabuk pulang jam 9 malam pada (16/1) namun kedua belah pihak tidak setuju. Akhirnya Fei kesal dan mengambil sebilah sajam di dapur Huang Nan dan melemparkannya ke Huang Nan tetapi meleset.

Kemudian Huang Nan dipanggil untuk menemukan saudara perempuannya, bernama Wu Wu, yang berada di rumah penginapan yang sama, kemudian Fei pergi ke tempat asramanya. Diduga kedua belah pihak memiliki konflik, dan rekan-rekan mereka juga menyarankan untuk menghindari masalah tersebut.

Namun, ketika Huang dan Wu berbalik arah dan pergi, Fei kembali mengeluarkan sajam dari dapur. Pertama-tama dia menikam Wu Nan dari belakang asrama di Iantai dua, dan Wu Nan jatuh ke tanah sesudah ditusuk dengan menggunakan sebilah sajam.

Huang Nan dengan cepat melarikan diri dan berusaha bersembunyi di asrama gadis Iain tempat sepupu Huang tinggal. Dia dicurigai akan membunuh dengan mata merah mereka masuk ke asrama gadis itu dengan membawa sebilah sajam.

Setelah membuka pintu kamar Huang, dia langsung menyayat di bagian leher di sebelah kanan. Darah berceceran di Fei Nan, Huang berusahan menahan menghentikan serangan tersebut, tetapi tidak berhasil, tangan kanannya dan leher terluka dengan sebilah sajam.

Setelah lelaki itu melakukan tindakan kejahatan, ia kabur dan melompati pagar di asrama dan melarikan diri pada malam hari. Tidak lama kemudian Kantor Polisi Madou dan Pasukan Pemadam Kebakaran tiba di TKP. Wu dan Huang langsung di bawa ke rumah sakit untuk perawatan darurat, namun sayang belum sampai rumah sakit 2 korban meninggal dunia karena kehabisan darah.

Kemudian Fei Nan bersembunyi di rerumputan di luar pagar asrama. Kantor Polisi Madou lebih dari 30 orang pada (16/1) sekitar jam 11 malam Fei Nan masih keadaan mabuk tidak berdaya sama sekali dan akhirnya ditangkap di tengah jalan pada jam 12 malam. Ia langsung Dikirim ke Rumah Sakit Madou Xinlou untuk perawatan medis.

News Doc : UDNnews

Editor : Bejo

Banner iklan disini
Tags
Show More


Related Articles

Back to top button
Close
Close